Posisi Anda : Home » Sosial Politik » Kajian Administrasi Publik Kontemporer Konsep, Teori dan Aplikasi
Kategori: Sosial Politik
Rp. 55.000
 
Kajian Administrasi Publik Kontemporer Konsep, Teori dan Aplikasi

Penulis Prof Dr Wempy Banga, M.Si

Ukuran : 16 x 23 cm

Tebal xviii + 186 hlm

ISBN 978-602-6948-97-7

Tahun : 2018

 

Deskripsi :

Terselenggaranya urusan-urusan kenegaraan dengan baik, menjadi tanggung jawab administrastor negara. Administrator negara adalah pimpinan puncak (top leader) organisasi kenegaraan (organisasi publik) yang bertanggung jawab dalam hal penentuan kebijakan dan pengambilan keputusan organisasi. Secara teoretis, administrator negara adalah penanggung jawab umum atas terselenggaranya seluruh proses manajemen organisasi publik dalam rangka implementasi kebijakan dan keputusan yang telah ditetapkan. Demikian pula bagi unsur-unsur pimpinan organisasi publik pada seluruh level dan para staf dalam organisasi publik, mempunyai tugas dan fungsi yang terkait dengan aplikasi konsep-konsep dan teori administrasi publik. 

Untuk dapat melaksanakan tugas dan fungsi tersebut, mulai dari level adminisitrator sebagai pimpinan puncak sampai ke level terbawah, para staf pelaksana dalam penyelenggaraan urusan-urusan kenegaraan melalui proses-proses menajemen itu, maka seharusnya mereka memiliki pengetahuan dan pemahaman yang komprehensif tentang konsep-konsep dasar dan teori administrasi publik, yang dalam perkembangannya telah mengalami pergeseran paradigma  dan alur berpikir, sebagai konsekuensi logis dari perubahan dan perkembangan lingkungan administrasi publik.

Pergeseran tersebut, diawali dengan traditional approach, bergeser ke neo clasic, seterusnya ke develepment approach dan kini kita sedang memasuki era contemporer approach. Pergeseran paradigma administrasi publik di Indoensia melalui suatu strategi yang disebut reformasi adminisitrsi (administrative reform), ternyata selalu gagal dari satu rezim ke rezim pemerintahan berikutnya. Berbagai penyebab kegagalan reformasi administrasi menuju contemporer approach, khususnya dalam implementasi otonomi daerah sebagai wujud demokratisasi di Indonesia, penting diidentifikasi dalam rangka mengefektifkan reformasi administrasi menuju “Administrsi Publik Kontemporer”  Berbagai hal yang dikemukakan itu, secara umum tertuang dalam buku ini. Oleh karena itu buku ini sangat relevan untuk dibaca oleh kalangan mahasiswa/akademisi dan kalangan praktisi, sebagai landasan berpikir dan berperilaku menuju praktik administrasi publik kontemporer yang efektif dalam organisasi publik di Indonesia, baik di pusat mau pun di daerah. 

Buku Lainnya